Mind & Body Design (MBD) Journal

Banyak Pikiran, Capek Terus-terusan, Emosi Berantakan?

Mind & Body Design (MBD) Journal dirancang bareng dokter & psikolog untuk bantu kamu menata pikiran dan menyeimbangkan ritme tubuh.

mau coba?

Mind & Body Design (MBD) Journal — dr. Ema dan Psikolog Tiffany
kenali sinyalnya

Buat kamu yang merasa...

Kepala rame banget

Banyak yang dipikirin, tapi gak tau harus mulai dari mana.

Perasaan numpuk

Mau cerita, tapi bingung harus curhat ke siapa dan ngomongnya gimana.

Capek terus

Udah istirahat, tapi badan dan mood rasanya tetap berat.

Tubuh ikut tegang

Otot kaku, perut gak enak, atau badan ngasih sinyal yang susah dijelasin.

Kalau pikiran terasa penuh dan tubuh ikut berat, mungkin kamu butuh cara yang lebih terarah untuk memahami keduanya.
alasannya

Kenapa MBD Journal bisa bantu?

Kamu dibantu menata pikiran, membaca sinyal tubuh, dan menemukan ritme yang lebih seimbang.

Ngerapiin isi kepala

Kamu dibantu menamai apa yang lagi dirasain, bukan cuma muter di pikiran.

Bedain fakta vs pikiran negatif

Biar kamu gak langsung percaya semua skenario buruk yang muncul.

Ngerti sinyal tubuh

Capek, tegang, dan drop jadi lebih mudah dibaca sebelum makin berat.

Punya langkah kecil

Setiap modul diarahkan ke praktik sederhana yang bisa langsung dicoba.

Biar yang tadinya cuma terasa berat, mulai bisa kamu pahami satu-satu.

Hasil Kolaborasi Psikolog & Dokter

MBD Journal menggabungkan sudut pandang psikologi dan kesehatan tubuh, supaya proses menata hidupmu terasa lebih utuh.

Psikolog Tiffany Chandra
Psikolog

Kak Tiff

Tiffany Chandra, M.Psi., Psikolog

Psikolog yang banyak membantu topik regulasi diri, emosi, stres, kecemasan, relasi, motivasi, dan pengembangan diri.

dr. Ema Surya Pertiwi
Dokter & Hipnoterapis Klinis

Kak Ema

dr. Ema Surya Pertiwi

Dokter, hipnoterapis klinis, dan health educator dengan 1 juta+ pengikut lintas platform. Kak Ema juga terbuka tentang perjalanan pribadinya dengan bipolar, sehingga pendekatannya terasa dekat dan empatik.

cara pakainya

Cara pakainya simple.

Ikuti urutannya pelan-pelan: pahami, tulis, lihat pola, lalu mulai dari langkah kecil.

Tonton video singkat

Dapetin konteks dari dr. Ema dan Tiffany sebelum mulai journaling.

Isi guided journal

Jawab pertanyaan pelan-pelan supaya isi kepala dan badan terasa lebih terbaca.

Step 2: isi guided journal

Lihat pola yang muncul

Kamu mulai notice: apa yang bikin penuh, apa yang bikin capek, dan apa yang perlu diubah.

Step 3: lihat pola yang muncul

Cek progress lewat assessment

Biar perubahan kecil yang terjadi bisa kelihatan, bukan cuma terasa samar.

Step 4: cek progress lewat assessment
cerita mereka

Mereka mulai merasa lebih tertata

Karena punya pegangan buat memahami pikiran dan ritme tubuhnya.

Nicholas, FnB Owner

Saya suka, ada beberapa sheet yang diisi. Jadi bisa tau selama ini apa ketertarikan kita dan masalah lama yang belum pernah disadari.

👍 🫶 ❤️ 8

Ajeng, Pegawai Swasta

Ada video, printable template, dan assessment juga. Rasanya akan membantu gitu kak.

👍 🫶 ❤️ 7

Rika, Customer

Sesuai sama yang aku harapkan kak. Isinya berbobot banget, solusi problemku banget pembahasannya.

👍 🫶 ❤️ 5

Sayekti, Pegawai Swasta

Awalnya aku pikir bakal mahal, ternyata di luar dugaan aku bisa nyoba materi bertahap dengan harga murah.

👍 🫶 ❤️ 9
sebelum lanjut

Pertanyaan yang sering muncul

Jawaban singkat buat bantu kamu tahu apakah MBD Journal cocok buat kondisi kamu sekarang.

Aku belum pernah journaling. Bakal bingung gak?

MBD Journal jawabEnggak. Pertanyaannya sudah dipandu, jadi kamu tinggal jawab pelan-pelan dari yang paling terasa.

Ini harus diprint?

MBD Journal jawabBisa digital, bisa juga dicetak. Pilih cara yang paling nyaman buat kamu.

Ini terapi atau diagnosis?

MBD Journal jawabBukan. Ini alat bantu refleksi untuk memahami emosi, pikiran, dan sinyal tubuh, bukan pengganti terapi atau konsultasi medis.

Aksesnya nanti masuk ke mana?

MBD Journal jawabLink akses dikirim ke email setelah pembayaran. Pastikan email yang kamu isi aktif dan bisa dibuka.

Ambil langkah kecil hari ini untuk mulai menata pikiran dan menyeimbangkan ritme tubuh.